BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Babinsa Tembuku Tinjau Pembuatan Ogoh-Ogoh

BANJAR– Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1626-03/Tembuku melakukan peninjauan langsung terhadap proses pembuatan ogoh-ogoh oleh pemuda setempat. Langkah ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta memastikan persiapan menyambut Hari Raya Nyepi berjalan dengan aman. Selain itu, pihak TNI menekankan pentingnya kreativitas tanpa mengabaikan faktor keselamatan saat proses pengerjaan di balai banjar. Tim pendamping kini fokus memberikan arahan mengenai tata tertib pengarakan guna menghindari gesekan antar kelompok warga. Upaya ini akan memberikan rasa tenang bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kecamatan Tembuku.

Pihak otoritas keamanan menilai bahwa peran aktif pemuda sangat krusial bagi pelestarian adat dan budaya Bali. Oleh karena itu, Babinsa Tembuku mengajak seluruh Sekaa Teruna Teruni (STT) untuk tetap menjaga kerukunan selama persiapan berlangsung. Hal ini sangat penting guna mencegah potensi gangguan ketertiban yang dapat merusak suasana khidmat hari raya. Kehadiran personel militer di tengah warga membawa semangat kebersamaan yang kuat pada tahun 2026 ini. Seluruh jajaran perangkat desa mendukung penuh aktivitas positif para remaja dalam mengekspresikan seni rupa tradisional.

Klik Disini

Mengoptimalkan Sinergi Aparat dan Kreativitas Pemuda Desa

Babinsa menegaskan bahwa penggunaan bahan ramah lingkungan harus tetap menjadi prioritas utama para pengrajin ogoh-ogoh. Sebab, pemanfaatan bambu dan kertas akan mempermudah proses penguraian limbah setelah ritual Pengerupukan selesai dilakukan. Kondisi ini tentu menuntut adanya koordinasi yang solid antara panitia pelaksana dan pihak keamanan desa. Terutama, pengawasan pada area bengkel kerja akan menjadi fokus utama guna mencegah penggunaan barang berbahaya. Pemerintah juga menyiapkan berbagai dukungan logistik guna memacu semangat gotong royong warga dalam membangun desa.

Pihak Koramil Tembuku juga berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dialogis guna menyerap aspirasi serta keluhan masyarakat desa. Selanjutnya, sistem koordinasi pengamanan rute pengarakan akan

Baca Juga:LPKA Martapura Jalin Kerja Sama dengan Dinsos BanjarDukung Kreativitas Pemuda, Babinsa Tembuku Tinjau Pembuatan Ogoh-Ogoh di  Banjar Tembuku Sesetan - Gentra News

menggunakan skema jalur satu arah guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta teratur bagi pengguna jalan. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan publik serta memacu tingkat kedisiplinan para peserta pawai budaya nantinya. Sinergi yang kuat antara TNI dan rakyat menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan yang harmonis. Babinsa optimis perayaan Nyepi tahun ini akan berlangsung damai melalui penguatan komunikasi dua arah secara intensif.

Harapan untuk Keamanan dan Kelestarian Budaya di Bangli

Oleh sebab itu, Babinsa Tembuku mengajak seluruh lapisan warga untuk senantiasa mengedepankan toleransi serta saling menghormati antar sesama. Sinergi yang harmonis antara aparat dan penduduk menjadi kunci utama bagi stabilitas keamanan daerah yang berkelanjutan. Maka dari itu, semangat menjaga kearifan lokal harus tetap terjaga guna menghadapi berbagai tantangan zaman yang kian dinamis. Masyarakat juga berharap agar karya seni ogoh-ogoh ini mampu menarik minat kunjungan wisatawan ke wilayah Tembuku. Hubungan yang baik ini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di pedesaan.

Sebagai penutup, peninjauan pembuatan ogoh-ogoh oleh Babinsa merupakan bukti nyata kedekatan aparat dengan tradisi rakyat. Setelah itu, tim terkait akan segera menyusun draf rencana pengamanan gabungan guna menyambut malam Pengerupukan mendatang. Akhirnya, kerja keras semua pihak akan membuat wilayah Bangli semakin aman serta penuh dengan warna kreativitas budaya. Hal ini menjadi langkah nyata dalam memajukan standar pelayanan teritorial pada tahun 2026 ini. Semoga semangat persatuan ini terus membawa berkah serta inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Klik Disini