BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Hari Stroke Sedunia Pemerintah Kota Banjarmasin Galang Kampanye Waspada Stroke

Waspada, Serangan Stroke Mengintai Banjarmasin! Setiap Detik, Setiap Menit, Sangat Berharga!

Banjar Express- Dalam rangka memeringati Hari Stroke Sedunia setiap 29 Oktober, Pemerintah Kota Banjarmasin menyuarakan alarm kewaspadaan kepada seluruh warganya. Data yang terkumpul hingga September 2025 mengungkap sebuah fakta yang mengkhawatirkan: telah tercatat 743 kasus stroke yang dilaporkan di puskesmas se-Kota Banjarmasin. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan nyata dari ancaman kesehatan yang bisa menimpa siapa saja, kapan saja.

Hari Stroke Sedunia Pemerintah Kota Banjarmasin Galang Kampanye Waspada Stroke
Hari Stroke Sedunia Pemerintah Kota Banjarmasin Galang Kampanye Waspada Stroke

Baca Juga : Bandara Syamsudin Noor Buka Penerbangan Langsung Ke Jeddah Mulai 2026

Klik Disini

Setiap Menit Adalah Perlombaan Menyelamatkan Nyawa

Ramadhan, menegaskan pesan utama tahun ini: “Every Minute Counts” atau “Setiap Menit Berharga”. Ia menjelaskan bahwa otak adalah pusat kendali kehidupan, dan setiap detik yang terbuang setelah serangan stroke dapat berarti hilangnya jutaan sel otak.

“Tema ‘Every Minute Counts’ ini harus kita pahami secara harfiah. Deteksi dini dan tindakan cepat bukan hanya penyelamat nyawa, tetapi juga penyelamat kualitas hidup. Mengenali gejala sejak awal dapat secara drastis mengurangi risiko kecacatan permanen, seperti kelumpuhan atau gangguan bicara,” tegas Ramadhan dalam wawancaranya.

Kenali Gejalanya, Selamatkan Hidup Anda dan Orang Terdekat

Lantas, bagaimana cara mengenali serangan stroke? Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin mengampanyekan kode sederhana yang mudah diingat, yaitu “SEGERA KE RS”:

  • Senyum tidak simetris (mulut mencong) atau sulit menggerakkan salah satu sisi wajah.

  • Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba, seperti lengan atau kaki.

  • Encok/sulit berbicara, pelo, atau tidak dapat mengucapkan kata-kata dengan jelas.

  • Rasa kebas atau baal pada separuh tubuh.

  • Ayan (tiba-tiba kejang).

  • Kabur pandangan atau gangguan penglihatan pada satu atau kedua mata.

  • Epusing berputar (vertigo) yang hebat disertai gerakan sulit dikoordinasi.

  • Rasa sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba tanpa sebab yang jelas.

  • Sulit menelan (gangguan menelan).

“Jika Anda atau orang di sekitar mengalami salah satu dari gejala ini, jangan tunggu sampai membaik dengan sendirinya! Jangan tunda dengan minum obat biasa! Segera bawa ke rumah sakit atau pusat layanan kesehatan terdekat. Waktu adalah otak, waktu adalah segalanya,” imbau Ramadhan dengan penuh keyakinan.

Cegah Sebelum Terlambat: Gaya Hidup CERDIK adalah Senjata Andalan

Pesan pencegahan tidak kalah pentingnya. Ramadhan mengingatkan bahwa stroke tidak lagi hanya menjadi momok bagi usia lanjut. Gaya hidup modern yang serba instan dan penuh tekanan membuat kelompok usia produktif semakin rentan.

“Kami tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup ‘CERDIK’ sebagai tameng terbaik melawan stroke,” ujarnya.

Berikut adalah penjabaran dari prinsip CERDIK:

  • Cek kesehatan secara berkala: Memantau tekanan darah, gula darah, dan kolesterol dapat mendeteksi faktor risiko sejak dini.

  • Enyahkan asap rokok: Baik sebagai perokok aktif maupun perokok pasif, asap rokok merusak pembuluh darah dan mempercepat penyumbatan.

  • Rajin beraktivitas fisik: Olahraga ringan seperti jalan kaki 30 menit setiap hari dapat memperlancar peredaran darah dan menjaga kesehatan jantung.

  • Diet seimbang dengan kalori tepat: Perbanyak konsumsi serat (buah dan sayur), kurangi garam, gula, dan lemak jahat.

  • Istirahat yang cukup: Tidur 7-8 jam per hari adalah proses regenerasi alami bagi tubuh dan otak.

  • Kelola stres dengan baik: Temukan cara sehat untuk meredakan tekanan, seperti beribadah, meditasi, atau menekuni hobi.

Stroke Bisa Dicegah, Masa Depan Bisa Diselamatkan

Peringatan Hari Stroke Sedunia tahun ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang tindakan. Stroke merupakan penyebab nomor satu kecacatan dan penyebab kematian nomor dua di dunia.

Dengan komitmen kolektif untuk hidup lebih sehat dan kewaspadaan terhadap gejala, masyarakat Banjarmasin dapat bersama-sama menekan laju kasus stroke yang mengkhawatirkan ini. Mari jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa kesehatan adalah investasi terbesar. Lindungi diri, lindungi keluarga, dan bertindaklah cepat, karena setiap detik sangat berharga.

Klik Disini