BANJAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar menggelar acara buka puasa bersama (bukber) dengan jajaran manajemen Bank BJB guna memperkuat sinergi pembangunan ekonomi di wilayah setempat. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial serta pembiayaan sektor UMKM unggulan daerah. Selain itu, wali kota menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat selama masa Ramadan. Tim perbankan kini fokus pada penyediaan layanan penukaran uang pecahan baru guna memenuhi kebutuhan warga menjelang hari raya Idulfitri.
Pihak otoritas menilai bahwa kebersamaan antara eksekutif dan sektor perbankan merupakan modal utama dalam menggerakkan roda investasi lokal. Oleh karena itu, Pemkot Banjar mengajak Bank BJB untuk segera mengoptimalkan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) ke titik-titik rawan kemiskinan perkotaan. Hal ini sangat penting guna memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan penduduk yang membutuhkan perhatian lebih di Kota Banjar. Kehadiran momen silaturahmi ini membawa semangat optimisme bagi percepatan pemulihan ekonomi daerah di tahun 2026.
Mengoptimalkan Pelayanan Perbankan dan Transaksi Digital
Wali kota menekankan bahwa digitalisasi transaksi keuangan di pasar-pasar tradisional harus tetap menjadi prioritas utama guna mempermudah akses pembayaran warga. Sebab, penggunaan sistem nontunai akan menciptakan transparansi serta keamanan yang lebih baik bagi para pedagang maupun pembeli di lapangan. Kondisi ini tentu menuntut adanya sosialisasi yang masif dari tim literasi keuangan Bank BJB kepada seluruh lapisan masyarakat secara berkala. Terutama, pendampingan bagi pelaku usaha kecil dalam mengakses kredit murah akan menjadi fokus utama dalam agenda kerja sama tahun ini.
Selanjutnya, sistem pelayanan nasabah akan
Baca Juga:HUT 23 Banjar Diriahkan Kolaborasi DCDC
menggunakan teknologi berbasis aplikasi mobile guna memastikan setiap warga dapat melakukan pembayaran pajak daerah tanpa harus mengantre di kantor fisik. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu serta memacu capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi secara signifikan. Sinergi yang kuat antara birokrasi dan jajaran perbankan menjadi modal utama dalam mewujudkan Banjar yang modern serta kompetitif.
Harapan untuk Stabilitas Ekonomi di Kota Banjar
Oleh sebab itu, Pemkot Banjar mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk turut serta menyukseskan program pasar murah yang sedang berjalan di setiap kecamatan. Sinergi yang harmonis antara penyedia moda keuangan dan pemerintah kota menjadi kunci utama dalam meredam gejolak harga pangan di pasaran. Maka dari itu, semangat gotong royong harus tetap terjaga guna menghadapi berbagai dinamika ekonomi yang mungkin memengaruhi daya beli masyarakat luas. Masyarakat juga berharap agar kerja sama ini mampu melahirkan lebih banyak program beasiswa bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Sebagai penutup, acara buka puasa bersama ini merupakan bukti nyata keharmonisan hubungan kerja antara Pemkot Banjar dan Bank BJB selama ini. Setelah itu, tim perencana akan segera menyusun draf pengembangan ekonomi syariah guna memberikan lebih banyak pilihan solusi finansial bagi warga setempat. Akhirnya, kerja keras semua pihak akan membuat ekosistem keuangan di Kota Banjar semakin inklusif dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini akan menjadi langkah nyata dalam memajukan kualitas hidup warga melalui kemitraan strategis yang solid pada tahun 2026 ini.



