BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Sekolah Rakyat Dan Ketahanan Pangan Jadi Bahasan Utama Pemko-Kemenkominfo

Sinergi Pemerintah Kota Banjarmasin dan Kemenkominfo RI Percepat Realisasi Program Prioritas

Banjar Express- Dalam langkah strategis untuk mempercepat pelaksanaan program unggulan, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melakukan pertemuan penting dengan jajaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin, Ikhsan Budiman, dengan Deputi I Kemenkominfo RI, Muhammad Isra Ramli, ini membahas progres dan tantangan dari sejumlah inisiatif pembangunan, dengan fokus utama pada Program Sekolah Rakyat dan Program Ketahanan Pangan.

Sekolah Rakyat Dan Ketahanan Pangan Jadi Bahasan Utama Pemko-Kemenkominfo
Sekolah Rakyat Dan Ketahanan Pangan Jadi Bahasan Utama Pemko-Kemenkominfo

Baca Juga : Pemkab Tapin Perkuat Komitmen Jaga Stabilitas Harga Dan Daya Beli Masyarakat

Klik Disini

Pertemuan ini menandai komitmen kuat kedua belah pihak untuk tidak hanya berkomunikasi, tetapi berkolaborasi secara nyata dalam mengatasi hambatan di lapangan, memastikan program-program prioritas tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banjarmasin.

Sekolah Rakyat: Komitmen Tinggi di Tengah Tantangan Lahan

Dalam paparannya, Ikhsan Budiman dengan tegas menyampaikan komitmen Pemko Banjarmasin untuk merealisasikan Program Sekolah Rakyat. Program yang visionary ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan dan pelatihan keterampilan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Komitmen kami untuk mewujudkan Sekolah Rakyat ini tidak diragukan lagi. Namun, kami menghadapi kendala klasik yang sering dihadapi kota-kota besar, yaitu ketersediaan lahan milik pemerintah yang semakin terbatas,” ujar Ikhsan secara terbuka.

Ia menjelaskan bahwa saat ini, tim teknis masih melakukan penyusunan strategi dan identifikasi solusi kreatif untuk mengatasi masalah lahan ini. Beberapa opsi yang sedang dikaji antara lain pemanfaatan lahan tidak produktif, kerja sama dengan pihak swasta, atau model pembangunan vertikal untuk mengoptimalkan ruang yang ada.

Ketahanan Pangan: Mencari Solusi Berkelanjutan dari Lapangan

Selain Program Sekolah Rakyat, isu strategis lainnya yang menjadi perhatian adalah Program Ketahanan Pangan, khususnya di sektor pertanian perkotaan (urban farming). Ikhsan mengakui bahwa implementasi program ini menemui beberapa kendala teknis di lapangan.

“Kami tidak menutup mata. Ada beberapa tantangan dalam program ketahanan pangan, mulai dari aspek budidaya, distribusi, hingga pemasaran. Namun, hal ini justru memacu kami untuk lebih inovatif. Sampai saat ini, kami terus bergerak aktif mencari dan menerapkan solusi terbaik agar program ini tidak hanya wacana, tetapi dapat segera direalisasikan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Empat Pilar Pembangunan Banjarmasin

Ikhsan juga memaparkan peta jalan pembangunan Kota Banjarmasin yang bertumpu pada empat program prioritas, yang dikenal sebagai program unggulan Walikota. Keempat pilar tersebut adalah:

  1. Makan Bergizi Gratis: Program sosial untuk meningkatkan gizi anak-anak dan keluarga kurang mampu.

  2. Sekolah Rakyat: Lembaga pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

  3. Koperasi Merah Putih: Penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

  4. Ketahanan Pangan: Memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi warga.

Koperasi Merah Putih: Cerahnya Perekonomian Kerakyatan

Di tengah tantangan pada program lain, Ikhsan menyampaikan kabar gembira dari Program Koperasi Merah Putih. Dari total 52 unit koperasi yang telah berdiri di Banjarmasin, sebanyak enam unit telah beroperasi secara aktif dan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

“Yang membanggakan, tiga dari enam koperasi aktif tersebut bahkan ditetapkan sebagai koperasi percontohan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” jelas Ikhsan dengan antusias.

Koperasi-koperasi andalan ini fokus pada bidang-bidang yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat, seperti penyediaan obat-obatan dengan harga terjangkau, sembako, dan distribusi gas elpiji. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa model koperasi dapat menjadi tulang punggung perekonomian rakyat yang tangguh.

Kolaborasi untuk Masa Depan Banjarmasin

Selanjutnya, pihak Kemenkominfo RI menyambut baik laporan progres ini. Sebagai bentuk dukungan nyata, Muhammad Isra Ramli menegaskan bahwa Kemenkominfo siap mendukung melalui penguatan komunikasi publik dan pertukaran data. Dengan kata lain, sinergi ini akan mempermudah sosialisasi program kepada masyarakat dan memantau implementasinya secara real-time.

Tak hanya berhenti di situ, kedua institusi sepakat untuk membentuk tim percepatan. Alhasil, setiap kendala yang muncul ke depan dapat langsung ditangani dengan cepat dan efisien. Sebagai contoh, untuk masalah lahan, tim gabungan akan segera menginventarisir asset pemerintah yang dapat dimanfaatkan.

Pada akhirnya, pertemuan ini menghasilkan sebuah peta jalan kolaboratif yang jelas. Oleh karena itu, masyarakat dapat menantikan realisasi program-program prioritas ini dalam waktu dekat. Dengan demikian, upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dan Kemenkominfo RI diharapkan langsung menyentuh dan meningkatkan kesejahteraan hidup warga.

Klik Disini